EVALUASI IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK MENGGUNAKAN METODE HOT-FIT DI UNIT RAWAT INAP RUMAH SAKIT BHAYANGKARA DENPASAR
DOI:
https://doi.org/10.36049/maintekkes.v3i2.423Kata Kunci:
Rekam Medis Elektronik; Evaluasi; Metode HOT-FitAbstrak
Pengembangan sistem rekam medis elektronik (RME) merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mencakup percepatan layanan, akurasi data, dan kemudahan integrasi efektivitas sistem menjadi krusial dalam pengembangan informasi kesehatan. Studi pendahuluan menunjukkan kendala implementasi RME di RS Bhayangkara Denpasar, seperti koneksi jaringan tidak stabil dan ketidakmampuan sistem mengakomodasi kebutuhan pengguna, khususnya pada unit rawat inap. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan RME di Unit Rawat Inap RS Bhayangkara Denpasar menggunakan metode HOT-Fit ntuk mengukur keberhasilan sistem secara komprehensif. Metode yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan sampel sebanyak 47 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner berupa cheklist dan observasi langsung dilapangan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa aspek manusia (92,02%), organisasi (92,55%), dan teknologi (90,07%) dalam implementasi RME berada pada kategori sangat baik dan memiliki hubungan positif dengan net-benefit. Meskipun demikian, identifikasi ketidaksesuaian mengungkapkan adanya ketidaknyamanan dan kurangnya pemahaman panduan sistem dari pengguna, kurangnya dukungan manajemen dan komunikasi antar unit, serta ketidakandalan sistem (error). Oleh karena itu, area-area tersebut memerlukan perbaikan substansial guna mengoptimalkan implementasi RME di RS Bhayangkara Denpasar.